Kadang menjadi obsesif itu ada gunanya. Kamu tahu obsesif, Bro? Obstruksi saluran fifis. Eh, salah. Obsesif itu memikirkan sesuatu berulang-ulang. Seperti aku yang memikirkan kamu. Iyaa, kamuu. Sampai aku terganggu. Itu obsesif. Kalau belum terganggu, bukan obsesif namanya. Kangen aja. (Ini nulis apa, sih?) Continue reading “Kartiniku, Penyejuk Hatiku”