Search

Katakata Sukasuka

cerita, cita, dan cinta.

Tag

suami

Ketika Cinta tak lagi Penting dalam Pernikahan (2)

Beberapa waktu lalu saya ngobrol sama adik kelas saya, sebut saja Daffodil (karena Mawar sudah terlalu mainstream). Yah, Daffodil (27). Meski tak laik sebut usia di sini, setidaknya saya membantu dia untuk merasa matang, agar segera menikah. Hehe. Continue reading “Ketika Cinta tak lagi Penting dalam Pernikahan (2)”

Teori tentang Jodoh-2: Aku Bukan Pilihan

courtesy bloggembel.com

Siapa sih yang mau dijadikan pilihan? Bahkan pernah ada ungkapan terkenal di sosial media tentang hal ini, “Jika engkau sedang memilih antara aku dan dia, biarkan aku membantumu dengan mengundurkan diriku.”

Continue reading “Teori tentang Jodoh-2: Aku Bukan Pilihan”

Laron-2 (antara Kenangan dan Harapan)

courtesy of yusufzed.wordpress.com

Kalau tidak dimakan pemangsa, laron yang kehilangan sayapnya akan kelaparan, lalu mati. Ia tak lagi bisa terbang, hampir putus asa menyeret lambungnya di atas tanah. Sayap-sayap itu patah karena rapuh, atau memang takdir yang mengharuskannya luruh.

Namun Ian tidak putus asa. Ian ingin menumbuhkan sayap-sayapnya lagi, meski tampaknya tidak mungkin. “Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, Fid,” ujarnya mantap.

Termasuk soal cinta.

Meskipun cinta itu pernah menerbangkannya tinggi ke awan, lalu menghempasnya keras ke atas tanah.
Continue reading “Laron-2 (antara Kenangan dan Harapan)”

Laron (Sebuah Kisah tentang Perpisahan)

“Mas tau nggak,” istrinya berkata suatu ketika, “laron itu hidupnya cuman sehari. Begitu mencapai lampu, tak lama dia mati.” Kenang sahabat saya tentang istrinya.
Continue reading “Laron (Sebuah Kisah tentang Perpisahan)”

Selingkuh: Selingan Keluarga Utuh

Saya bener-bener kaget ketika seorang teman nyeletuk soal singkatan kata “selingkuh”, yakni “selingan keluarga utuh”. Sekedar selingan, tapi keluarga tetep utuh–kalo nggak ketahuan, wkwk.. Kalau ketahuan? Ya nggak utuh lagi kali, ya. Continue reading “Selingkuh: Selingan Keluarga Utuh”

Cinta Empat Puluh Persen

“Ya Allah, cintakanlah aku kepada dia yang mencintaiMu.”
~ teman saya.

… .

Saat saya cerita ingin segera melamar pacar saya waktu itu, teman saya bilang, “Fid, orang pacaran itu ibarat drama. Banyak aktingnya. Banyak palsunya. Kalau mau jalani kehidupan yang sebenarnya, menikahlah.” Continue reading “Cinta Empat Puluh Persen”

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑