Ada sebuah penelitian yang mengejutkan baru-baru ini.

Penelitian ini dilakukan oleh dr. Rudy Cahyono, SpKJ terhadap pasien kanker serviks (mulut rahim) di poli kandungan di sebuah rumah sakit di Surabaya. Penelitian yang melibatkan 31 responden ini mengaitkan antara tingkat religiusitas dengan derajat depresi. Harapannya, semakin tinggi tingkat religiusitasnya, semakin rendah derajat depresinya.

Namun ternyata tidak!

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 hingga 2013 itu menyebutkan tidak ada hubungan signifikan antara tingginya tingkat religiusitas dengan tingkat depresi. Semakin tinggi tingkat religiusitas seseorang, belum tentu orang tersebut tidak rentan depresi.

Continue reading “Penasihat Spiritual yang Tidak Terlalu Religius”