Search

Katakata Sukasuka

cerita, cita, dan cinta.

Tag

alquran

Earthquake did not kill…

I hate to say this thing. I hate this quote. I hate to hear news about this.
But earthquake did not kill the people. The bad building did it. I hate to say this, but this is the truth.

Continue reading “Earthquake did not kill…”

Bunda Saya dan Kartini

Postingan yang terlambat, semoga tidak terlalu terlambat untuk berbagi makna.
Selamat Hari Kartini 21 April 2009, dan Selamat Hari Lahir bunda saya 24 April 2009… 😉

DSC_0534

Saya segera mencium tangannya. Kalau bisa tidak akan saya lepas tangan itu, tidak akan saya lepas. Supaya jelas terasa bahwa kulitnya makin mengendur, tidak kencang lagi, dan keriput-keriput itu berjalan silang menyilang di keseluruhan punggung tangannya. Keriput adalah penanda, bahwa nantinya saya juga seperti ini, keriput, kulit serasa dekat sekali dengan tulang, penanda bahwa waktu kami tak lama berada di dunia. Karena bagaimana pun, bunda lah yang secara langsung mendidik saya hingga sampai seperti sekarang ini.

ra-kartiniTimbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, dimana kondisi sosial saat itu perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah. Dia ingin wanita memiliki kebebasan menuntut ilmu dan belajar. Kartini menulis ide dan cita-citanya, seperti tertulis: Zelf-ontwikkeling dan Zelf-onderricht, Zelf- vertrouwen dan Zelf-werkzaamheid dan juga Solidariteit. Semua itu atas dasar Religieusiteit, Wijsheid en Schoonheid (yaitu Ketuhanan, Kebijaksanaan dan Keindahan), ditambah dengan Humanitarianisme (peri kemanusiaan) dan Nasionalisme (cinta tanah air). Sayang itu semua sudah mengalami banyak deviasi sejak diluncurkan dahulu. Setelah berlalu tiga generasi konsep Kartini tentang emansipasi semakin hari semakin hari jauh meninggalkan makna pencetusnya. Sekarang dengan mengatasnamakan Kartini para feminis justru berjalan di bawah bayang-bayang alam pemikiran Barat, suatu hal yang malah ditentang oleh Kartini.

 

Continue reading “Bunda Saya dan Kartini”

Kenapa Fatwa Dipermasalahkan?

Logo_MUI

Saya tidak tahu persis asal muasal kenapa golput diharamkan, namun sepertinya ada pemberitaan yang timpang di media massa. Saya berusaha ambil sisi positifnya saja.

Mayoritas penduduk indonesia adalah muslim, sedangkan MUI punya kewajiban melayani mereka supaya akidah umat muslim di negara ini tetap terpelihara dengan baik. Sehingga konsekuensinya adalah, MUI harus memastikan umat muslim ini menjalankan risalah agamanya dengan sebaik mungkin.

Kalo ga salah, dalam surat Al Maidah sekitar ayat 40-50an, banyak dibahas tentang pemimpin, memimpin, dan dipimpin. Terutama ayat 55, disitu disebutkan, “Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, RasulNya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan salat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah).”
*perlu ditekankan, pengertian dan penilaian beriman, salat, zakat, dan tunduk, tentu saja sesuai dengan yang dituntunkan Allah dan RasulNya* Sehingga berdasar ayat ini, inilah kriteria pemimpin yang patut dipilih umat muslim.

MUI melihat, permasalahan bangsa bukan sekedar milik satu-dua orang saja, melainkan permasalahan bagi segenap muslim di dalamnya. Karenanya, segenap muslim hendaknya memberikan perhatian terhadap permasalahan bangsa.

Dan permasalahan bangsa itu, secara teknis dalam konteks kenegaraan dimulai dari Pemilu. Maka setiap muslim, harus memilih pemimpin yang sesuai dengan kriteria yang disebutkan dalam ayat tadi. Jadi, ini bukan sekedar masalah halal-haram, melainkan urgensi memilih pemimpin yang patut dipilih sesuai tuntunan Allah dalam Alquran.

Seingat saya juga, fatwa tentang golput ini ada dua poin besar:
1. Setiap muslim wajib memilih pemimpin dengan kriteria seperti disebutkan dalam ayat tadi.
2. Haram hukumnya apabila memutuskan untuk tidak memilih padahal ada pemimpin yang ternyata sesuai dengan kriteria tadi.

Maka, ada dua hal yang ternyata menjadi esensi dari fatwa MUI ini:
1. Permasalahan bangsa adalah permasalahan umat muslim, sehingga selaku umat yang mayoritas, semestinya mau dan mampu bersatu untuk berpadu memberikan solusi terbaik, bukan malah saling mengecam saudaranya sendiri. Secara teknis, dengan memilih pemimpin yang layak untuk dipilih melalui pemilu.
2. Setiap muslim juga harus mau dan mampu mencari baik secara mandiri maupun bersama-sama profil dari para calon pemimpinnya. Banyak cara yang bisa ditempuh. Banyak blog dan social network program yang bisa di browse. Banyak search engine yang bisa dijajal. Banyak orang yang bisa diajak diskusi. Yang jelas, sebaiknya mencocokkan apa yang terjadi di lapangan dengan yang dipromosikan oleh para calon tersebut. Dengan demikian, setiap muslim tidak menilai dari superfisialnya saja, dan berlepas dari ghibah dan fitnah terhadap saudaranya sendiri.

Yah, demikianlah soal golput. Soal fatwa rokok, setahu saya juga masih dalam tahap ikhtilafiyah, antara makruh atau haram *bukan mubah atau bahkan sunah dan wajib!* Mengenai nasib beribu karyawan pabrik rokok, sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah dan segenap lapisan masyarakat untuk mencarikan pekerjaan. Toh, Allah banyak menebarkan rizkinya di muka bumi ini, dan tak akan habis dicari. Sekarang hanya masalah mau atau tidak kita mencari. *Sekali lagi, kebanyakan kita melihat nasib karyawan pabrik rokok hanya dari sudut pandang masalah saja. Coba buka mata-otak-hati lebar-lebar, masih banyak kok pekerjaan di luar sana, euy…*

Saya mendapat bahan tulisan ini dari ceramah jumat di kampus yang diisi oleh Ustad Fuad Amsyari. Tidak bermaksud mempromosikan beliau, namun jika pembaca menginginkan jawaban yang langsung dari pakarnya, silakan kontak beliau. Daripada kita berputar-putar pada pembahasan yang selalu bernada menyudutkan saudara sendiri, akhirnya hanya sirkumstansia yang kita dapat.

Maap jika tidak berkenan dengan tulisan ini…
Mohon koreksi, yah…

Terimakasih.;)

… .

IBSN adalah sebuah wadah insan indonesia dalam jaringan internet
dengan berbagai jenis blog platform yang memiliki konsep
keindahan berbagi berbagai hal bermanfaat untuk kebaikan pada
sesama, dengan tujuan untuk membuat hidup ini makin bermakna.
visit Indonesians’ Beautiful Sharing Network

Blog at WordPress.com.

Up ↑