Search

Katakata Sukasuka

cerita, cita, dan cinta.

Category

family

rumahku istanaku..

Flashback

Beberapa hari terakhir bagi saya seolah-olah seperti momen untuk flashback. Flashback, merenungi kembali apa yang saya alami dalam sekian tahun terakhir: kehidupan pribadi, bisnis dan karir, termasuk keluarga dan pertemanan.

Iya, memang mellow bagi saya. Belum tentu bagi kamu, duhai pembaca setia blog saya (ciee).
Continue reading “Flashback”

Kartiniku, Penyejuk Hatiku

Kadang menjadi obsesif itu ada gunanya. Kamu tahu obsesif, Bro? Obstruksi saluran fifis. Eh, salah. Obsesif itu memikirkan sesuatu berulang-ulang. Seperti aku yang memikirkan kamu. Iyaa, kamuu. Sampai aku terganggu. Itu obsesif. Kalau belum terganggu, bukan obsesif namanya. Kangen aja. (Ini nulis apa, sih?) Continue reading “Kartiniku, Penyejuk Hatiku”

Tiga Penyebab Perceraian yang Terbanyak dan Jarang Disadari 

Setelah apa yang kami alami dalam beberapa waktu terakhir, saya merasa perlu menulis tentang topik ini. Bahasan perceraian ini adalah rangkuman dari kasus yang dikonsulkan kepada kami selama pendidikan di psikiatri, maupun dari hasil ngobrol bersama sejawat kami. Dan, inilah tiga penyebab perceraian yang terbanyak dan jarang disadari. Continue reading “Tiga Penyebab Perceraian yang Terbanyak dan Jarang Disadari “

Ketika Cinta tak lagi Penting dalam Pernikahan (2)

Beberapa waktu lalu saya ngobrol sama adik kelas saya, sebut saja Daffodil (karena Mawar sudah terlalu mainstream). Yah, Daffodil (27). Meski tak laik sebut usia di sini, setidaknya saya membantu dia untuk merasa matang, agar segera menikah. Hehe. Continue reading “Ketika Cinta tak lagi Penting dalam Pernikahan (2)”

Selamat Membahagiakan Orang Tua

Mungkin teman-teman banyak mendapat pesan ini di social media, atau pesan berantai dari whatsapp dan sejenisnya, atau mungkin dari someone special di luar sana. Tapi tak apalah saya posting lagi di sini.
Continue reading “Selamat Membahagiakan Orang Tua”

Ilusi Itu Bernama Cinta

If go with you is a mistake, i’d rather go wrong to be with you.” – anonim.

Suatu ketika seorang klien, sebut saja Mba EM, mengeluh sikap suaminya yang makin lama semakin sering pulang terlambat karena lebih memilih sibuk di luar. Entah apa yang dilakukan suaminya di luar sana. Alasannya sih karena bertemu pembeli. Namun Mba EM mencurigai suaminya berselingkuh.

“Apa yang membuat Mba EM berpikir demikian?”

Continue reading “Ilusi Itu Bernama Cinta”

Blog at WordPress.com.

Up ↑