Arsip

Archive for the ‘kedokteran dan kesehatan’ Category

Nista, Ibu Berdusta?

11 Desember 2009 Hafid Algristian 5 komentar

sekeras kereta berjejak di atas besi tak retak, tanah gemeretak

bagitu juga rumah kami, satu-satunya
dari lapis kayu, bertiang sedih dan sendu,
tumbuh di atas sampah-sampah yang kini menjadi penghias jalan kereta itu,
gemeretak-retak keras batu Read more…

Gravida: Orkestra Jihadifillah

6 Desember 2009 Hafid Algristian 4 komentar

img3

Sang ibu mengerang, urat nadinya serasa putus. Nafasnya sesekali berhenti di tenggorokan, menyesak dalam tiap tarikannya. Dia tak mampu teriak, karena tiap teriakan hanya menambah derita. Dia hamil. Sang ibu telah sampai pada usia tua kehamilannya, dan sang janin, yang telah tiga puluh sembilan minggu dikandungnya, kini berontak, tidak betah berlama-lama dalam tiga kegelapan ini. Read more…

Kopi dan Diare

14 Oktober 2009 Hafid Algristian 16 komentar

biji kopi pilihan, samarkan bau diare

“Dia suka kopi…” ujarnya kali waktu, saat saya sedang follow up kondisi anaknya. “Kopi kental, gula banyak-banyak.” Saya membalas senyumnya. Sambil menaburkan kopi, sang ibu memijit-mijit kaki anaknya. “Bosnya sering mentraktir dia, Mas. Sampai subuh baru pulang ke rumah, dianter sama bosnya. Paginya kerja lagi sampai sore. Begitu terus hampir tiap hari.” Seluruh pinggang anaknya tertutup kopi. Mau bagaimana lagi, baunya begitu amis semerbak ke seluruh bangsal ini. Di sini memang sudah cukup lazim mengunakan kopi untuk menyamarkan bau amis diare pasien.

Read more…

Jombang Pasti Bertabur Bintang

9 Oktober 2009 Hafid Algristian 14 komentar

Haduuh… Lama sekali ngga update, nih. Maap banget jadi jarang menyapa kawan-kawan blogger. Saya sudah bertekad, setelah menyelesaikan semua laporan penugasan saya satu bulan kemarin, akan saya posting semua tulisan tentang apa saja yang kami lakukan di Jombang. Beberapa foto berikut menceritakan tentang apa saja yang kami lakukan selama di Jombang tentang penanggulangan dan pencegahan gizi buruk dan gizi kurang di sana.

… .

Kalau Anda diminta memandirikan suatu desa sedangkan hanya diberikan waktu selama satu-dua minggu saja, apa yang kira-kira Anda lakukan?

Read more…

putri ku..

10 September 2009 Hafid Algristian 10 komentar

salamatus-saadahSaya lupa kapan terakhir kali kami bicara. Tepatnya, saya terlalu lama tidak menyempatkan bicara panjang lebar dengannya. Buruknya lagi, saya hampir saja lupa bahwa dia adalah pengguna alami otak kiri, dibandingkan otak kanannya. Pengguna alami otak kiri kebanyakan menyebalkan, seringkali bersikukuh pada pendapat pribadinya, kalau tidak disebut keras kepala, mereka tidak akan meyakini sesuatu yang baru sebelum mereka sendiri melihat yang sebenarnya.

Read more…

Mojoagung, I’m in Love..

9 September 2009 Hafid Algristian 18 komentar

Puskesmas Idaman Puskesmas MojoagungYa, ya. Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Diukur dengan odometer di Jazz teman saya keluaran tahun 2002, dari titik kami berangkat di kampus sampai Puskesmas Mojoagung, kurang lebih 68.1 kilometer. Itu sudah termasuk putar balik yang memakan 1-2 kilo saat kami kebablasan, dan cari putar balik ke puskesmas…duh, minta ampun sulitnya. Belum lagi bis-bis dan truk-truk yang melaju kencang-kencang seenak udelnya. *bis punya udel?*

Read more…

Agonal: Sebuah Terimakasih

29 Agustus 2009 Hafid Algristian 19 komentar

thank-you typedSaya tidak pernah lupa akan mata itu. Mata penuh harap. Mata mengiba. Mata yang tak berhenti bercucuran air mata. Sepasang mata yang tak berhenti mengamati saya bekerja. Sepasang mata yang tak mau lepas menatap saat jarum ini mulai memasuki pembuluh nadinya. Sepasang mata yang mengawasi kehati-hatian saya, saat harus mengambil contoh darah untuk pemeriksaan analisa gas darah.

Jika ada seseorang yang mengucapkan terimakasih, akan kamu jawab apa?
Oh, terimakasih kembali. Oh, sama-sama. Oh, tidak usah sungkan.
Oh, iya, kalau ada apa-apa bilang aja, ya.
Bagaimana jika ada seseorang yang baru saja kehilangan ibunya, sedangkan peristiwa kehilangannya di depanmu, lalu dia mengucapkan terimakasih?
Akan kamu jawab apa?
Read more…

IBSN | Agonal: Pergi Selamanya

7 Agustus 2009 Hafid Algristian 18 komentar

Agonal: Pergi SelamanyaNapasnya satu-satu. Wajahnya menyeringai, seolah melihat sesuatu yang menyeramkan di sana. Bola matanya telah membalik ke arah atas, sehingga hanya sebagian besar sklera putihnya yang kini tampak kemerahan menahan sakit. Ruhnya tercabut, dan saya ’sukses’ mendampingi pasien saya pergi untuk selamanya.

Mengiba dan mengharap. Sempat tertangkap setitik embun yang merembes di ujung pipinya. Ada berjuta-juta cinta di mata sang suami itu. Melihat kami yang sedang melakukan resusitasi, berusaha membuat nenek ini bernapas kembali. Kami tahu itu tidak mungkin. Dan saya yakin pak tua itu juga mengerti bahwa tidak mungkin kami menuntut Tuhan yang sejak awal telah menggenggam jiwa nenek ini.

ibsntag
Read more…

Patah Hati Hampir Hancur

9 Februari 2009 Hafid Algristian 18 komentar

Tulisan lama, yang saya posting lagi di sini supaya lebih bisa berbagi. Ada seseorang yang bercerita kepadaku, tentang bagaimana teman kecilnya dulu waktu TK, beranjak gedhe, pacaran, ML, dan diputus pacarnya. Patah hati, pasti. Hancur, tidak. Karena memang tidak demikian. Namun semakin hari luka itu semakin kronis, dan mengalami eksaserbasi akut. Semakin menganga. Dan hatinya mendekati kehancuran. Apa yang harus dia lakukan sebagai teman?

Saya juga tidak tahu. Tapi inilah yang saya tulis untuknya lewat msg FS.

Ya, yang bisa kita lakuin sebagai teman tu nemenin dia untuk berjuang lebih baik lagi mewarnai hidupnya.

Coba, anggap sekarang kamu menghadapi pasien kanker stadium 4 yang ngga bisa disembuhin secara medis praktis. Hanya kemurahan Allah jika ditunjukkan jalannya yang bisa membuat kanker itu hilang.

Apa yang kamu lakukan? Sebagai dokter, aku mendiagnosa pasien ini sudah terminal dan hanya terapi paliatif yang sangat dibutuhkan dia sekarang.

Minta tolong dek, kasi dia Injeksi i.v. adrenalin pagi sore satu ampul, lalu injeksi i.v metothrexate dosis kecil untuk melihat respon imun tubuhnya. Kalo semakin baik, tingkatkan dosis. Kalo semakin buruk, pertahankan dosis sampe esok, nanti aku diagnosa lagi. Beri isoflurane i.v dosis menengah pagi sore. Pertahankan rehidrasi. Selebihnya, tolong adek temenin dia dan pastikan dia nyaman dalam perawatannya.

Apa yang akan kamu lakukan? Ini kasus pasien yang tidak bisa sembuh. ‘Tidak bisa sembuh itu’ kata-kata menurut kita. Tapi etika kepada pasien, dia harus tetep kita kasi semangat untuk sembuh. Karena banyak bukti bahwa terapi non-farmakologis dari persepsi pribadi bisa membuat respon imun pasien semakin baik. So, pertahankan semangatnya untuk sembuh dan hidup seperti sediakala.

Bagaimana caranya? Adek yang berimprovisasi. Kasus pasien kanker stadium 4 yang didiagnosa tidak bisa sembuh secara medis praktis itu cuma sekelumit kisah saja. Banyak orang yang tidak seberuntung kita. Jangan segan memberi bantuan kepada orang lain selama kita mampu. Jangan kalah sama mood. Selama tangan kita masih lengkap, kaki, dan semua organ kita masih kuat, pertahankan hidup untuk lebih banyak berusaha dan berkarya. Jangan kalah sama masa lalu. Tatap masa depan dan bangun hidup kita.

Hanya dengan begitu kita bisa lepas. Waktulah yang membuat kita terbiasa nantinya. Ya, terbiasa buat berjuang. Pada akhirnya kita akan bangga dengan hidup kita sendiri, tanpa tergantung dengan citra masa lalu ataupun orang lain.

Temenmu itu bukan pasien kanker stadium 4, dek. Temenmu masih bisa sembuh. Dia bukan orang bodoh yang kalah dengan keadaan. Semua orang punya masa lalu yang mungkin lebih buruk dari dia. Kalo dia memang orang yang bersyukur karena sadar telah berbuat kesalahan, dia akan memaafkan dirinya sendiri dan beralih untuk membangun masa depannya.

So, pastikan dia nyaman dalam perawatannya…

Allah with us. clip_image001

Yap, Allah ghoyatuna.

Tentang Hormon Cinta

9 Februari 2009 Hafid Algristian 3 komentar

recipe-for-love

Yah… talking about love emang gada habisnya. Setiap orang, siapapun itu, experienced that amuse-thing. Kadang amusing, kadang hesitating, irritating, bahkan bisa juga addicting.

tergantung siapa yang mengalaminya. setiap orang akan bereaksi dengan cara yang berbeda, dan setiap orang punya alasan untuk bereaksi semacam itu. ada yang ngerasa dibodohi cinta karena membuatnya mengorbankan segalanya untuk yang dicinta, ada yang ngerasa cinta tu hanyalah rasionalisasi semu dari pembenaran-pembenaran hipokrit. ada pula yang merasa cinta adalah sesuatu yang agung, yang indah, yang terkadang sulit dijelaskan dengan kata-kata, hanya bisa dirasakan, dialami, karenanya hanya melalui pengalamanlah seseorang dapat mendefinisikan apa itu cinta. it comes up within anything we’ve ever experienced, so different people react with different way.

… .

ha ha ha…

paragraf di atas tuh muncul waktu jaman jahiliyah dulu. yah, jujur ajah, sewaktu aku bnr2 melakukan pembenaran-pembenaran yang ga semestinya ttg sesuatu yang ga seharusnya dilakukan. maksudnya, semata-mata untuk memberikan gambaran bahwa apapun komen dariku, silakan menilai itu benar atau salah berdasarkan latarbelakang yang kumiliki.

yup, Hajimemashitee… mari kita mulai.

firstly, kita spesifikkan ke hormon cinta. Apa itu hormon cinta?

Read more…

Tertawa Itu Sehat :D

8 Februari 2009 Hafid Algristian 1 comment

suka ketawa! Lachen is Gezond. Tertawa itu Sehat.

Begitu kata Prof. siapaa gitu, saya lupa. Beliau psikolog. Ntar deh, saya cari tau.
Emang betul, kok. Secara medis, tertawa itu bisa meregangkan saraf pusat dan perifer sehingga lebih rileks. Tertawa yang cukup, menambah oksigen uptake via respirasi, meningkatkan sekresi cathecolamine yang bisa melancarkan peredaran darah karena bikin vasodilatasi blood vessels. Juga, meningkatkan sekresi endorphine yang merupakan opiat endogen, sehingga mampu meningkatkan imun tubuh.

Singkatnya, tertawa bisa bikin tubuh lebih sehat.

Read more…

Kajian Menarik: Kasus Meninggalnya Miss World

26 Januari 2009 Hafid Algristian 2 komentar

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.

Telah diberitakan bahwa mantan finalis Miss World, Mariana Bridi, kembali ke pangkuanNya, pada 24 Januari 2009 lalu.

Semula, kaki dan tangannya diamputasi karena infeksi bakteri yang terus menjalar di tubuhnya. Keputusan mengamputasi tangan dan kaki perempuan Brazil berusia 20 tahun itu terpaksa diambil karena nyawa Bridi semakin terancam. Awalnya Bridi mengeluh sakit pada 30 Desember 2008 lalu dan dibawa ke rumah sakit di kota Serra sebelah tenggara negara bagian Espirito Santo, timur laut Rio de Janiero, Brazil. Saat itu pihak rumah sakit mendiagnosis Bridi menderita batu ginjal yang mengarah pada urinary tract infection, infeksi pada saluran kencing (ISK).

Saat itu, Bridi dipulangkan sambil diberi beberapa obat untuk diminum rutin, namun pada 3 Januari 2009 Bridi harus kembali ke rumah sakit karena kondisinya semakin parah. Sirkulasi darahnya semakin tidak karuan setelah mendapat perawatan. Tim medis pun mengamputasi kedua kakinya, disusul kedua tangannya pada Selasa (20/1/2009) untuk mencegah menjalarnya bakteri ke seluruh anggota tubuh. Namun, pada 24 Januari kemarin, Bridi menghembuskan nafas terakhirnya.

Apa sebenarnya bakeri yang menginfeksi Bridi, hingga dia harus mengalami hal sepahit itu? Read more…

Dua Sistem Arteri untuk Otak

Otak kita dirawat oleh dua sistem peredaran darah. Yakni sistem karotis yang terdapat di leher bagian depan dan sistem vertebrobasilaris yang terdapat pada leher bagian belakang.

Karena dua sistem arteri ini, pantas saja hewan kurban masih bisa lari-lari meski sudah disembelih begitu rupa. Pun, hukuman mati yang paling menyiksa ya hukum gantung. Demikian juga hukum tembak sampai mati yang ada di Indonesia. Otak kita belum sepenuhnya rusak pada 3 menit pertama, karenanya masih bisa merasakan sakit. Maka hukuman mati yang paling efektif ya hukum pancung karena secara total memotong dua sistem arteri tersebut. (Baiklah, bicara soal efektivitas hukuman mati tidak kita bahas di sini.)

Read more…

Kartun untuk Bocah Autis

19 Januari 2009 Hafid Algristian 1 comment

Taken from: http://multiply.com/m/item/nafazprint2002:journal:431 by muhammad zafran

LONDON – Selain terapi edukatif dan medis, kini ada metode yang lebih mudah dan menarik untuk membantu anak-anak autis. Yakni, serial film animasi The Transporters yang sengaja dikembangkan Autism Research Centre di Cambridge University. Satu paket terapi animasi itu terdiri atas 15 DVD yang masing-masing berdurasi lima menit.

Read more…

Pemeriksaan Penunjang untuk TIA dan Stroke

19 Januari 2009 Hafid Algristian 3 komentar

Pemeriksaan penunjang ini mendukung analisa faktor resiko yang mungkin muncul pada pasien TIA dan Stroke, terutama segala macam faktor yang terdapat pada sistem peredaran darah.

Kawan, sistem peredaran darah kita ini sangat luas cakupannya. Coba lihat, berawal dari jantung. Jika sistem jantung-paru kita bermasalah, bisa saja berdampak pada suplai darah ke otak. Karenanya perlu analisis X-foto polos dada untuk melihat gambaran umum kondisi jantung-paru, terutama rasio jantung dan rongga dada (CTR, cor-thorax ratio). Jika lebih dari 50%, maka terjadi pembesaran jantung. Jantung kita adalah segenggam otot yang memiliki struktur mirip seperti otot-otot bergaris yang ada di lengan dan paha kita. Seperti halnya para lelaki yang dengan mudah memperbesar gelendong otot di lengan dan dada, jika beban kerja jantung bertambah, bertambah pula ukurannya. Pembesaran jantung yang melebihi normal, tentu saja menunjukkan masalah pada kerja jantung.

Read more…