Arsip

Archive for the ‘humanity’ Category

NATURE HOMEOSTASIS

11 November 2009 Hafid Algristian 16 komentar

“Kalau kau merasa beruntung kali ini, sesungguhnya kau berhutang pada alam semesta, untuk melakukan hal terbaik di kesempatan berikutnya. Kalau kau belum merasa beruntung, mungkin ada yang salah dari sudut pandangmu kali ini.

Tanya pada dirimu, pernahkah kau benar-benar merasa bersyukur, dengan berbagi seadil-adilnya atas nikmat yang kau dapat terhadap sesama?”


berbagi tak pernah rugi

… .

Read more…

Earthquake did not kill…

10 Oktober 2009 Hafid Algristian 12 komentar

I hate to say this thing. I hate this quote. I hate to hear news about this.
But earthquake did not kill the people. The bad building did it. I hate to say this, but this is the truth.

Read more…

Skenarionya Berhasil?

19 Agustus 2009 Hafid Algristian 17 komentar

kevin-daniel-howling-wolves

Asas praduga tak bersalah ternyata tidak berlaku di masyarakat.

Dunia semakin gila. Entah bagaimana yang terjadi di luar sana, yang jelas ini betul-betul terjadi di negara kita. Apakah skenarionya berhasil?

Read more…

Saya Tidak Percaya Bom

11 Agustus 2009 Hafid Algristian 17 komentar

bom marriottDari lubuk hati yang terdalam, kami menyampaikan duka sedalam-dalamnya kepada seluruh korban perang di muka bumi ini, baik di negara kami maupun di seluruh belahan bumi yang lain. Kami selalu berdoa supaya semua dosanya diampuni, diterima seluruh amal kebaikannya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisiNya. Semoga keluarga dan sanak saudara yang ditinggalkan diberi ketabahan untuk mengenang mereka dalam doanya, dan dibekali semangat untuk mempromosikan bahwa perang sesama saudara hanyalah menambah luka di hadapanNya.

Saya hampir tidak percaya bom. Peristiwa terakhir di JW Marriott dan Ritz Carlton hanyalah menambah daftar panjang rasa ketidakpercayaan saya. Saya tahu pemboman itu terjadi, saya melihat rekamannya, membaca dan menyimak beritanya, membandingkan jumlah korban dengan peristiwa serupa di tempat lain, dan saya masih tetap tak percaya. Saya tidak percaya bahwa hal itu betul-betul terjadi. Read more…

Ibu RT Kampungku

28 Februari 2009 Hafid Algristian 5 komentar

srikaya Setelah bercerita tentang Pak RT kampungku, sekarang tentang ibu RT, isterinya. Tadi malam, bu RT mengunjungi kamar kos saya, dan secara mengejutkan memberi saya sekresek buah srikaya. Yay! Saya bayangkan betapa enaknya menikmati hidup dengan sekresek srikaya. *buah favorit saya lho!*

Tapi… kenapa semuanya masih mentah? “Kok masih mentah semua, Bu?”

“Ahaha… maap. Lagi musim, lho, Nak. Di jalan tadi banyak penjual srikaya,” jawabnya, “ngga taunya ada penjual yang masih kecil sendiri, ternyata masih esempe. Ya sudah, saya borong aja semua. Eh, karena udah sore, tersisa yang mentah semua. Gapapa ya? Inapkan aja dua-tiga hari, nanti makin mateng, kok.”

“Haha… makasih ya, Bu.”

Subhanallah. Lagi-lagi calon penghuni surga saya temui. Ini sebuah kebaikan yang sangat sederhana, lho. Allah menyukai kebaikan-kebaikan kecil yang dilakukan dengan istiqamah (tekun, terus-menerus) daripada sebuah kebaikan besar tapi hanya dilakukan sekali. Kapan saya bisa seperti mereka, memiliki kebaikan yang sederhana, namun diistiqamahi? :(

… .

IBSN adalah sebuah wadah insan indonesia dalam jaringan internet
dengan berbagai jenis blog platform yang memiliki konsep
keindahan berbagi berbagai hal bermanfaat untuk kebaikan pada
sesama, dengan tujuan untuk membuat hidup ini makin bermakna.
visit Indonesians’ Beautiful Sharing Network

IBSN: Penjual Roti Goreng

20 Februari 2009 Hafid Algristian 32 komentar

penjual terong, ilustrasi gambar ajah :D diambil dari www.chip.co.id

Apa yang kau lakukan ketika melihat seorang tua di hari hujan, renta lagi bungkuk-bungkuk, kelelahan memanggul roti goreng di pundaknya? Roti goreng, atau orang Gresik bilang mandel goreng, bersama cakue, disimpannya dalam kotak kayu, 1×1x1 meter. Dagangan itu masih penuh, sedangkan dia harus menjual semuanya demi menafkahi dirinya dan keluarganya. Kedinginan menembus hujan, meski rintik-rintik saja, tetap membuat lututnya ngilu. Mungkin tulang punggung dan keseluruhan sendinya digerogoti usia, sehingga jalannya menjadi lambat-lambat seperti itu. Pak tua itu hanya berbekal topi jerami, tanpa jas hujan, hanya selembar kresek yang disobeknya menjadi lebih lebar, dan diselempangkan begitu saja di pundaknya, serupa jas hujan ala kadarnya. Melihat pemandangan seperti itu, apa yang akan kau lakukan?

Hanya melihat saja?

Pak RT di kampungku membeli semua dagangannya. Tanpa sisa. Semuanya dibeli. Semua roti goreng, semua cakue, tanpa sisa. Benar-benar tanpa sisa. Dari beranda rumah, saya bisa melihat Pak RT itu menyalami beliau, dan baru kali ini saya melihat wajah yang begitu bersinar dari keduanya. Saya melihat dua orang calon penghuni surga bertemu, bersalaman, dan nantinya mereka akan berpelukan di surga. Hari ini adalah kemenangan bagi mereka, dan hari ini akan menjadi tiket emas mereka dihadapan Allah untuk melewati shiratal mustaqim, menuju surgaNya. Dan mereka nantinya dipertemukan lagi di surga, berpelukan, berpelukan lebih erat dari hari ini.

Saya masih ingat cerita seorang teman dulu. Malam tahun baru, ketika berkendara di hari hujan, sengaja mereka berhenti di seorang penjual terompet. Kau tahu, penjual terompet begitu saja menjamur saat menjelang tahun baru. Dan di hari hujan itu, si penjual membentangkan plastik sedemikian lebarnya untuk melindungi dagangan mereka yang digantungkan di rak berupa plang-plang bambu. Kata ibunya, “Ayo borong semua, borong semua.” Seketika mobil mereka penuh dengan terompet. “Terompet segini banyak buat apa, Ma?,” “Ngga apa-apa, bawa pulang aja, dikasihin sapa gitu.”

So, ini sekelumit cerita, cuma sekedar saja, dan terus terang, hati saya bergemuruh. Percuma saya menangis kalau tak melakukan apa-apa. Ketika mengingat lagi cerita ini, ingin rasanya saya mengajak semua orang untuk menjadi kaya, supaya bisa lebih nyata menolong sesama. Amiin!

Allahu ghoyatuna. :)

*Tentang cerita terompet itu, kadang membuat saya ingin misuh ke semua orang yang lalai saat merayakan tahun baru. Seolah-olah lupa ada banyak orang yang seharusnya bisa diajak bahagia dengan cara yang lebih baik.*

… .

IBSN adalah sebuah wadah insan indonesia dalam jaringan internet
dengan berbagai jenis blog platform yang memiliki konsep
keindahan berbagi berbagai hal bermanfaat untuk kebaikan pada
sesama, dengan tujuan untuk membuat hidup ini makin bermakna.
visit Indonesians’ Beautiful Sharing Network

Duit… penting ngga seh?

18 Februari 2009 Hafid Algristian 3 komentar

vinzhe-IDR edit

Saya sedang membaca buku tentang Pelatihan Salat Khusyu, sementara pikiran saya melayang-layang ke tiga sebuah proposal bisnis yang sedang saya geluti. Saya membuka kembali buku itu, di dalamnya disebutkan:

“Secara fitrah manusia menginginkan ketenangan, kedamaian dan kebahagiaan dalam hidupnya. Peluang itu sebenarnya bisa diraih kapan saja, tanpa harus bersusah payah mencari sesuatu yang berharga mahal untuk memenuhinya. Sering kita mengalami hal ini dengan paradigma yang keliru, bahwa kebahagiaan itu hanya bisa diraih dengan uang (materi) atau harus menjadi orang kaya terlebih dahulu baru kita akan mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan. Pemahaman seperti ini sudah tentu mengalami distorsi makna. Padahal kebahagiaan, ketenangan, cinta dan rindu itu bersifat sederhana dan konkrit. Potensi sebenarnya ada pada diri kita sendiri. Banyak orang yang bingung mencari potensi tersebut atau menggunakan cara yang sulit untuk memperolehnya. Anda telah membuktikan dan merasakan ketika Anda mengalami cinta pertama. Bukankah Anda mendapatkan keadaan itu tanpa perlu mencarinya dengan istilah dan definisi dalam kamus bahasa pengetahuan. Terkadang ia muncul begitu saja memenuhi ruangan hati tanpa kta minta. Terkadang pula ia hilang lenyap tanpa jejak sehingga sulit dicari kembali. Akhirnya kita mencoba keluar dari diri kita dengan cara bermacam-macam untuk menemukannya kembali.”

Pun, seorang teman yang sama-sama berkubang di profesi kesehatan mengatakan, “Apa kamu mau cuma dihargai sebatas gaji?”

Saya pernah mencibir ketika babe saya sendiri enggan masuk kantor jika tak mendapat uang lembur. Beliau kemudian berkata bahwa, lebih baik menghabiskan waktu di rumah daripada bekerja tanpa upah. *meski pada akhirnya beliau berangkat setelah mendengar temannya kesusahan mengerjakan laporan bulan ini!*

Saya sedang menjalani stase di psikiatri, dan mendapati bukan satu-dua pasien yang mengalami kepribadian terpecah (skizofrenia) karena harta. Ada yang gara-gara anaknya sembarangan menggunakan kartu kredit ayahnya, isterinya ngopeni cem-cemane dari uang suaminya, dan seterusnya. *believe it or not, apa yang ditampilkan di sinetron dan termehek-mehek memang terjadi di dunia nyata! Pasien-pasien saya buktinya :| *

Fine. Bagi saya, uang tetap penting. Meski bukan yang terpenting. Apa yang disebutkan dalam buku Pelatihan Salat Khusyu tadi, adalah batasan kebahagiaan untuk diri sendiri. Ukuran bagi seseorang untuk membahagiakan diri sendiri. Bahwa kebahagiaan tidak diukur dengan banyak sedikitnya harta, tapi seberapa besar kedamaian yang dirasai dalam hati.

Bagaimana tentang membahagiakan banyak orang? Mas Tsalis, teman kos saya berkata, membahagiakan orang lain pun tidak perlu dengan uang. Percuma banyak uang jika hanya menjadi tetangga yang menyusahkan. Tapi susah juga kalau jadi tetangga yang miskin yang selalu jadi bahan dikasihani tetangga lainnya dan jadi sasaran zakat-infaq-sadaqah. So, sebaiknya bagaimana? Kata Mas Tsalis, lebih baik jadi tetangga yang tidak merepotkan, syukur-syukur kalau bisa membantu tetangganya.

Hmm… tidak, tidak. Menjadi tetangga yang baik memang baik, tapi lebih baik lagi kalau menjadi tetangga yang terbaik. Baik secara moral, juga finansial. Ya, ya. Pertanyaannya sekarang, bagaimana? Okelah, secara moral, setiap kita pasti bisa menjadi tetangga yang baik. Secara finansial, bisa kah kita membuat tetangga kita sukses bersama-sama? Sama-sama sukses, dan sukses bersama-sama!

Ya, bagi saya uang tetap penting. Meski bukan yang terpenting. Saya melihat banyak sekali yang bisa dilakukan untuk membantu orang lain, dan banyak uang membuat hal itu lebih konkrit. Sebut saja, semua kita yang ada di dunia ini memiliki potensi kebaikan hati yang sama besarnya, memiliki moralitas yang sama indahnya. Dengan modal yang berasal dari kantong saya sendiri, maka saya buatkan sekolah gratis khusus anak-anak usia esde, mendidik mereka dengan spiritualitas yang agung, mentalitas yang kuat, jiwa entepreneur yang dinamis, dan punya kemampuan “promosi-prevensi-kurasi” untuk masyarakat di sekitarnya. Saya dirikan juga sebuah masjid yang penuh dengan buku-buku sejarah Islam, akidah dan akhlaq, juga tentang fiqih dan syariah. Sekalian saya gaji para ustadnya dan saya jamin kesejahteraannya untuk mendidik banyak santri. Dari sekolah dan masjid ini nantinya melahirkan banyak sekali muslim yang sanggup memajukan masyarakat di sekitarnya, membawa cahaya agamanya yang terang, dan bersikap lembut terhadap sesama namun tetap tegas dalam memegang prinsipnya. Amiin!

Karenanya saya mempelajari tiga salah satu proposal bisnis perusahaan ini, ini, dan ini. Sebagai panduan untuk menjalankannya, sepertinya Cashflow Quadrant dan Rich Dad Poor Dad oleh R. T. Kiyosaki sangat bagus untuk dipelajari. ;)

ProductReflection_CFQ

Chotto Matte Kudasai!

9 Februari 2009 Hafid Algristian 1 comment

610x chotto matte kudasai!

seperti halnya pemain sepak bola yang akan mengeksekusi penalti, dia akan mundur sejenak, mengukur jarak tempuh bola dan seberapa kuat dia akan menendang, mengkalkulasi probabilitas respon gerak penjaga gawang, lalu berdoa.

demikian hidup ini.

jika memutuskan untuk berhenti sejenak, jangan lupa untuk mundur ke belakang mengevaluasi beberapa langkah masa lalu yang telah kau tempuh. namun jangan terlalu jauh… seorang penendang penalti pun akan capek sendiri kalo mundurnya terlalu jauh, ga ada tenaga buat nendang, gara2 habis buat lari.

dan satu hal, lesakkan sekuat tenaga bola harapanmu, seperti halnya kau mempertaruhkan hidup-mati pada tujuan hidupmu.

Allah swt akan senantiasa di sini, melihatmu, melihat kita, dan mendengar semua doa kita. Sekarang pilihan itu ada ditangan kita: mencintaiNya dengan sebenar-benarnya mencintai, atau tidak.

ja, matta aimassho…!

Temanku Ingin Nikah

8 Februari 2009 Hafid Algristian 1 comment

This story has been legally permitted for publishing in such social network program. Author had the copyrighted writing and everyone can copy-paste this article to response each life as humanity actions. Insya Allah saya sudah minta ijin kepada yang bersangkutan, malah beliau mendukung untuk saya tulis di blog.

True_Love_Forever “Mas, sepertinya aku harus membatalkan janjiku sendiri. Mulai sekarang aku harus memutuskan hubungan dengan dia, karena memang sudah merasa tidak sanggup memegang janji itu lebih lama lagi. Bukan berarti aku putus asa, memang dari beberapa kejadian, sepertinya ada takdir lain yang dipersiapkan untuk kami masing-masing. Aku pada awalnya menaruh harapan yang besar ketika kami punya visi yang sama. Setelah menjalin hubungan, makin lama aku mengenal dia, makin aku mengerti bahwa kami seharusnya saling berdekatan dengan cara lain. Namun aku sama sekali belum siap untuk cara yang baru aku kenal itu. Aku tidak bisa lagi bertahan kalau dalam setahun-dua tahun ini tidak mejalin hubungan sama dia.”

Dia mengatakannya dengan berdiri di ambang pintu kamar saya, dan saya serta merta berhenti blogwalking. Saya mengikutinya menuju kamarnya, lalu kami duduk bersama di depan sebuah nampan berisi roti yang sudah dipersiapkannya. “Kamu serius, Bram?”

“Iya, Mas, Insya Allah. Tadi pagi sudah bicara banyak sama mama. Mama sebenarnya setuju aku nikah, tapi belum siap untuk dananya. Lagipula, aku mulai tidak kuat kalau harus mengambil keputusan bertahan untuk tidak berkomunikasi dengannya sama sekali. Menurutku itu tidak masuk akal.”

Sekitar hampir satu setengah tahun Brama berkenalan dengan gadis itu. Awal perkenalannya cukup unik, yakni melalui Friendster.

Read more…

Latar Belakang Sejarah Konflik Israel-Palestina di Jalur Gaza

Original post on Xentala

palestine (2)

Konflik Palestina – Israel menurut sejarah sudah 31 tahun ketika pada tahun 1967 Israel menyerang Mesir, Yordania dan Syria dan berhasil merebut Sinai dan Jalur Gaza (Mesir), dataran tinggi Golan (Syria), Tepi Barat dan Yerussalem (Yordania). Sampai sekarang perdamaian sepertinya jauh dari harapan. Ditambah lagi terjadi ketidaksepakatan tentang masa depan Palestina dan hubungannya dengan Israel di antara faksi-faksi di Palestina sendiri.

Tulisan ini dimaksudkan sebagai pengingat sekaligus upaya membuka pemahaman kita mengenai latar belakang sejarah sebab terjadinya konflik ini.

*2000 SM – 1500 SM*
Istri Nabi Ibrahim A.s., Siti Hajar mempunyai anak Nabi Ismail A.s. (bapaknya bangsa Arab) dan Siti Sarah mempunyai anak Nabi Ishak A.s. yang kemudian mempunyai anak Nabi Ya’qub A.s. alias Israel (Israil, Qur’an). Anak keturunannya disebut Bani Israel sebanyak 7 orang 12 orang. Salah satunya bernama Nabi Yusuf A.s. yang ketika kecil dibuang oleh saudara-saudaranya yang dengki kepadanya. Nasibnya yang baik membawanya ke tanah Mesir dan kemudian dia menjadi bendahara kerajaan Mesir. Ketika masa paceklik, Nabi Ya’qub A.s. beserta saudara-saudara Yusuf bermigrasi ke Mesir. Populasi anak keturunan Israel (Nabi Ya’qub A.s.) membesar.

Read more…

Wawancara dengan Petinggi Hamas Dr Sobhi Al Mazi

(Disadur dari JawaPos.co.id hari ini).

Kami Butuh Dukungan Indonesia
GAZA CITY – Setelah berusaha selama tiga hari, Jawa Pos berhasil menemui Dr Sobhi Al Mazi, orang nomor dua di Hamas. Siapa orang nomor satunya? Orang-orang Hamas tidak mau mengumumkan secara terbuka. Setelah Syekh Ahmad Yassin dan Dr Rantizzi terbunuh, kini Hamas memang mempunyai kebijakan untuk tak mengumumkan siapa pucuk pimpinan tertinggi mereka.

Melewati serangkain pemeriksaan, dengan ditemani dan diterjemahkan oleh Fauzi Barhoum, juru bicara Hamas, Jawa Pos berhasil mewawancarai figur penting itu di sebuah tempat tersembunyi. Berikut petikan wawancaranya.

Read more…

Hereby The Boycott Brands…

26 Januari 2009 Hafid Algristian 2 komentar

boycott-israel-anim

cokeDrfantaspritecarr1cal1foxdisneyboss1huggiesintelibmkotexmacmagginestle_bannernokiastarbucks2sm_kitkatsunkist_orange_logodanone_titrecnn_logo_260time-magnatgeom%20and%20ssanexkiwiJohnson

Lebih lengkapnya di Boycott-Brands.

Bagaimana seharusnya kita bersikap, Kawan?

Neturei Karta: Kelompok Yahudi yang Menolak Zionisme

26 Januari 2009 Hafid Algristian 1 comment

Kelompok Yahudi Neturei Karta yang berpusat di AS selama ini dikenal sebagai duri dalam daging bagi gerakan Zionisme Internasional. Walau sama-sama berdarah Yahudi, namun orientasi perjuangan antara Neturei Karta dengan Zionis-Israel amat berbeda. Jika Zionis-Israel mengagungkan dan menyucikan Talmud, maka kelompok Yahudi Ortodoks menuding bahwa Talmud adalah kitab iblis yang telah ‘mencemari kesucian’ Taurat yang diturunkan Tuhan kepada Musa.

Zionisme adalah sebuah gerakan kaum Yahudi yang tersebar di seluruh dunia untuk kembali lagi ke Zion, bukit di mana kota Yerusalem berdiri. Gerakan yang muncul di abad ke-19 ini semula ingin mendirikan sebuah negara Yahudi di Afrika kemudian berubah di tanah Palestina yang kala itu dikuasai Kekaisaran Ottoman (Khalifah Ustmaniah) Turki.

Read more…

Siapakah HAMAS Sebenarnya?

150px-Logo_of_Hamas HAMAS, akronim dari Harakat al-Muqawwamatul Islamiyyah (bahasa Arab:حركة المقاومة الاسلامية , secara harfiah "Gerakan Perlawanan Islam", dan akronimnya sendiri berarti ‘ketekunan’), adalah sebuah gerakan dan partai politik Palestina berhaluan Islamis yang dibentuk pada tahun 1987. Gerakan ini secara khusus dibentuk untuk melakukan perlawanan terhadap pendudukan Israel di Palestina. Pada tahun 2006, partai ini memenangkan pemilu parlemen Palestina. Sejak awal Februari 2007, kelompok ini terlibat konflik dengan kelompok Fatah, partai politik lain yang kalah dan berhaluan sekuler di Palestina.

Selain partai politik, HAMAS juga merupakan lembaga sosial (firqah ijtima’iyyah). Syekh Ahmad Yassin, seorang guru kelahiran 1 Januari 1929, yang mencatatkan organisasi Hamas ini secara legal di Israel pada 1978. Pada awalnya, Hamas adalah akronim dari Harakah Mujama al-Islami, yakni organisasi Islami yang berhaluan sosial kemasyarakatan. Ia berpijak ke Ikhwanul Muslimin yang didirikan Hasan al-Banna pada 1928 di Mesir. Pemerintah Israel kala itu justru menyokong Hamas, yang hanya berkutat di bidang sosial, moral, dan pendidikan. Bahkan Tel Aviv memanfaatkan Hamas untuk menyaingi kepopuleran Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang dipimpin Yasser Arafat.

Read more…

Bagaimana Awal Palestina Berdiri?

Palestina yang berwarna hijau Palestina دولة فلسطين (bahasa Arab), Palestina (bahasa Suryani), atau Palestina פלשתינה (bahasa Ibrani) ialah sebuah daerah di Timur Tengah antara Laut Tengah dan Sungai Yordan.

Palestina merupakan sebuah negara yang berbentuk Republik Parlementer yang diumumkan berdirinya pada tanggal 15 November 1988 di Aljiria, ibu kota Aljazair. Berbeda dengan kebanyakan negara di dunia yang mengumumkan kemerdekaannya setelah memperoleh Konsesi Politik dari negara penjajah, dalam hal ini Israel. Palestina mengumumkan eksistensinya bukan karena mendapat konsesi politik dari negara lain, melainkan untuk mengikat empat juta kelompok etnis dalam satu wadah, yaitu negara Palestina. Dalam pengumuman itu ditetapkan pula bahwa Yerusalem Timur (akan) dijadikan ibu kota negara.

Berdirinya negara Palestina didorong oleh keinginan untuk menyatukan penduduk Palestina yang terdiri dari beraneka ragam etnis. Pengumuman berdirinya negara ini dilakukan oleh Ketua Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Yasser Arafat yang kemudian menjadi Presiden Palestina, dari pusat pemerintahan di pengasingan, di Aljiria, Aljazair. Dari segi hukum internasional, sebagian negara anggota Dewan Keamanan PBB belum mengakui eksistensinya. Namun sejak Israel memulai serangannya pada 27 Desember 2008 lalu, dunia mulai menaruh perhatian pada Palestina, termasuk mendukung adanya perbatasan yang jelas antara Israel-Palestina, dengan harapan kedua negara bisa hidup berdampingan.

Read more…