[Updated]
Galau Analgue Score telah saya ganti menjadi Happiness Analogue Score (HAS). Supaya kedengarannya lebih menarik, terasa lebih enak, dan kayaknya berfokus pada happinessnya.
Dengan 0 (nol) adalah Galau, dan 10 (sepuluh) adalah Bahagia.
Skor HAS:
|
0 (nol)——— |
——5 (lima)——– |
———–10 (sepuluh) |
|
Galau——— |
—–Biasa ajah—— |
–No Matter What I am Happy |
Note:
1. Berada dalam keramaian (seperti mall, pasar, kantor, atau ruang kelas) belum tentu kamu masuk dalam kondisi ramai, karena bisa saja kamu berada di ruang kelas, tapi kamu sedang sendirian dan tidak ada interaksi pertemanan dengan mereka. Ini berarti kamu masuk dalam kondisi sendirian.
2. Penilaian ini kamu lakukan setelah tiga hari dapet masalah yang menurutmu bikin galau. Dalam tiga hari itu kamu nilai, kira-kira sikapmu gimana saat kena masalah. Nah, apa aja yang dinilai? Simak berikutnya!
Berikut yang Dinilai…
Kondisi 1. Saat kamu sendirian.
Tiga hal yang dinilai adalah berdasar pertanyaan berikut (nomor adalah skor):Seberapa sering kamu kepikiran masalahmu?
1. Ternyata saya lebih sering ngelamun.
2. Hampir tiap waktu, baik lagi sibuk atau nganggur.
3. Pas lagi nganggur aja.
4. Pas lagi nganggur saya masih bisa mikir yang lain, tapi mulai kepikiran kalo keinget sesuatu, entah kedenger lagu, entah barang yang dia kasih, pokoknya kalau ada suatu barang yang bikin inget, jadinya kepikiran lagi.
5. Pas ngeliat sumber masalah aja atau pas ada temen nanya.Seberapa gampang pikiran itu hilang? Seringnya, saya harus…
1. Tidur buat bikin pikiran tenang.
2. Ngelakuin hal-hal yang ngga biasa saya lakuin (di luar kebiasaan, di luar hobby).
3. Cerita sama orang.
4. Menyibukkan diri sendiri dengan hobby, atau dengan orang lain.
5. Tarik napas, merenung bentar, jadi agak mendingan.Seberapa terganggunya terhadap aktivitasmu?
1. Bangun tidur pagi hari pun saya masih eneg.
2. Sampai kebawa mimpi dan ngga bisa tidur.
3. Napsu makan hilang, males mau ngapa-ngapain, senggol bacok.
4. Napsu makan sedikit berubah, agak lola.
5. Napsu makan biasa aja, masih bisa ngapa-ngapain meski ngga maksimal gara-gara lola.
Total Skor untuk Kondisi 1. no.1 + no.2 + no.3.
Rata-rata Skor Kondisi 1 = Total Skor dibagi 3.
Contoh:
Total skor Kondisi 1 (saat sendiri) = 3 + 4 + 5 = 12. Dibagi 3 = 4.
Kondisi 2. Saat kamu sedang bersama orang lain yang bikin kamu nyaman (bisa teman atau orang tua atau siapapun).
Tiga hal yang dinilai adalah berdasar pertanyaan berikut (nomor adalah skor):
Seberapa sering kamu kepikiran masalahmu?
1. Ternyata saya lebih sering ngelamun.
2. Hampir tiap waktu, baik lagi sibuk atau nganggur.
3. Pas lagi nganggur aja.
4. Pas lagi nganggur saya masih bisa mikir yang lain, tapi mulai kepikiran kalo keinget sesuatu, entah kedenger lagu, entah barang yang dia kasih, pokoknya kalau ada suatu barang yang bikin inget, jadinya kepikiran lagi.
5. Pas ngeliat sumber masalah aja atau pas ada temen nanya.Seberapa gampang pikiran itu hilang? Seringnya, saya harus…
1. Tidur buat bikin pikiran tenang.
2. Ngelakuin hal-hal yang ngga biasa saya lakuin (di luar kebiasaan, di luar hobby).
3. Cerita sama orang.
4. Menyibukkan diri sendiri dengan hobby, atau dengan orang lain.
5. Tarik napas, merenung bentar, jadi agak mendingan.Seberapa terganggunya terhadap aktivitasmu?
1. Bangun tidur pagi hari pun saya masih eneg.
2. Sampai kebawa mimpi dan ngga bisa tidur.
3. Napsu makan hilang, males mau ngapa-ngapain, senggol bacok.
4. Napsu makan sedikit berubah, agak lola.
5. Napsu makan biasa aja, masih bisa ngapa-ngapain meski ngga maksimal gara-gara lola.
Total Skor untuk Kondisi 2. no.1 + no.2 + no.3.
Rata-rata Skor Kondisi 2 = Total Skor dibagi 3.
Contoh:
Total skor Kondisi 2 (saat bersama orang lain) = 5 + 3 + 5 = 13.
Dibagi 3 = 4,3 lah.
Lalu Rata-rata Kondisi 1 dan 2 = 4 + 4,3 = 8,3. Inilah nilai HAS.
Skor:
|
0 (nol)——— |
——5 (lima)——– |
—-8,3—–10 (sepuluh) |
|
Galau——— |
—–Biasa ajah—— |
–No Matter What I am Happy |
7-10: Selamat! Kamu memang orang yang paling bahagia abad ini! Positive thihnking dan Positive feeling telah membebaskanmu dari perasaan yang tak mengenakkan.. Dan kamu siap melangkah ke depan!
4-6: Nah, ini. Prajurit angin-anginan. Hidup segan mati pun enggan. Kamu bakal melewatkan banyak hal indah dalam hidup.. Ayo maju, hadapi masalahmu!
1-3: Kamu gilo-galau, ye. Bahkan buat ngisi kuesioner ini susah banget.. wkwkwk.. Meski dunia selebar daun kelor, tapi Hidup kita itu lebih luas dari itu, Kawan!
Nah, setelah tahu HAS kita, apa yang harus dilakukan selanjutnya? Tenang aja, kita punya strategi untuk maju. Gimana caranya?
Masih ingat skor di Kondisi 1 dan Kondisi 2, kan? Skor kondisi ini disebut jelek bila totalnya di bawah 7. Disebut baik apabila di atas 7. Lalu, pindahkan ke diagram berikut:
|
Kondisi 1. Baik “Turn Over”
|
Kondisi 1. Baik “Keep on Moving Forward” |
|
Kondisi 1. Buruk “Take a Rest”
|
Kondisi 1. Buruk “Look Inside” |
Keep on Moving Forward:
Kamu siap maju ke depan. Kamu siap mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan masalahmu. Kamu punya pikiran dan perasaan yang positif, dan punya lingkungan yang mendukung kamu. Meski sesekali waktu kamu kepikiran masalahmu, kamu selalu bisa berfokus kembali pada solusi yang kamu ambil.Turn Over:
Kamu adalah pribadi yang luar biasa. Kamu tetap tangguh meski masalah menghadang. Kamu butuh lingkungan yang tepat. Untuk mengoptimalkan langkah-langkah solusimu, kamu harus mengubah dengan siapa kamu bergaul saat itu. Karena saat itu, bisa jadi lingkunganmu malah bikin kamu mundur.Look Inside:
Kamu punya lingkungan yang tepat. Kamu punya banyak orang yang bisa kamu jadikan back up jika kamu kesulitan. Namun, kamu harus melihat ke dalam dirimu, benarkah saya sudah mengambil langkah yang tepat? Kadang, kamu juga perlu mengubah definisi kebahagiaan untuk dirimu sendiri. Kebahagiaan bukan berarti mendapat apa yang kamu inginkan, melainkan mensyukuri apa yang kamu miliki sekarang.Take a Rest:
Ambil jeda dulu untuk dirimu. Jangan terburu-buru untuk menyelesaikan masalahmu. Ambil jeda supaya kamu bisa berpikir lebih jernih, lalu pilih lingkungan yang tepat untuk mendukung langkah solusi yang siap kamu ambil.
… .
Demikian Happiness Analogue Score (HAS) yang saya bikin. Ayuk, siapa dengan sukarela mencoba untuk dirinya sendiri? Silahkeun, mangga, sumonggo, dan saya tunggu kritikannya, ya!
![]()
… .
Terinspirasi oleh Sejawat yang sangat Luar Biasa yang pernah merumuskan GAS sebelumnya: @rahyde
————————————————————————————
Disclaimer:
1. Panduan ini sengaja dibuat sebagai bahan evaluasi diri sendiri terhadap mood/gairah hidup saat sedang menghadapi masalah.
2. Panduan ini tidak dimaksudkan sebagai alat diagnosis, namun hanya bertindak sebagai alat kewaspadaan diri.
3. Panduan ini disusun berdasarkan teori praktis dan pengalaman saya selama lebih dari tiga tahun (ceilee) dalam memberikan training, seminar motivasi, personal dan group coaching, sampai sebagai teman curhat.
4. Panduan ini masih jauh dari sempurna, apalagi munculnya saat iseng-iseng di twitter, karenanya saran dan kritik panjenengan semua sangat saya harapkan.
Selamat Menikmati!
————————————————————————————












June 2nd, 2011 at 2:27 am
Sebelumnya alangkah baiknya kalau dijelaskan dahulu mengenai definisi operasional dari “galau”
June 2nd, 2011 at 3:39 am
Saya telah coba, ehh.. ternyata masuk kuadran keep moving forward, tapi kalau bukan diitung secara kuantitatif sepertinya Nisa berada di “look inside”,karna sendirian mungkin menjadikan sering kepikiran masalah kali ya..
menarik
June 4th, 2011 at 4:11 pm
yeah, saya masuk kuadran Take a Rest
apa ada korelasinya dengan pribadi melankolisnya saya ya? I dunno lah , hehe
June 28th, 2011 at 5:10 pm
ane landing di halaman ini gara2 ditunjukin Anla ^ (komen-nya di atas)
ane mau nyobak ah..
makasi dok udah capek2 bikin ginian.. bisa dipatenkan nih..
June 28th, 2011 at 5:24 pm
I should taking a rest? hm.. nice idea..
July 4th, 2011 at 3:21 pm
[...] analisis kegalauan-ku atau galau analogue score-nya Hafid Algristian, Cognitive Behavioral Therapy (CBT) adalah sebuah terapi singkat yang dapat [...]
August 5th, 2011 at 1:34 am
Alhamdulillah dapat 9 dan look inside. Bener juga, aku memang kurang bersyukur. Mulai sekarang tiap bangun tidur ucap Alhamdulillah..
‘walau kita tidak belajar banyak hari ini, setidaknya kita belajar sedikit, jika tidak belajar sedikit, setidaknya kita tak sakit, dan jika ternyata kita sakit, setidaknya kita tak mati. Karena itu marilah kita bersyukur. Sidharta Gautama’
August 5th, 2011 at 4:52 am
siiiip..
August 8th, 2011 at 1:20 am
[...] perlu seminggu-dua minggu rehat dulu. Awalnya pengen ganti theme karena uda bosen sama yang ini, tapii kok buanyak sekali [...]
August 22nd, 2011 at 2:21 pm
[...] Nih.. Penelitian om Hans adalah tentang General Adaptation Syndrome (GAS). Saya juga punya teori GAS, atau Galau Analogue Score. Hahaha.. *ini serius, [...]
December 2nd, 2011 at 8:50 am
[...] this picture link [...]